
Tokyo, Jepang – Organisasi Tinju Dunia (WBO) merilis pernyataan resmi menyusul meninggalnya dua petinju Jepang, Shigetoshi Kotari dan Hiromasa Urakawa, akibat cedera otak usai bertanding di Korakuen Hall.
Isi Pernyataan
WBO menyatakan turut berduka dan mendesak seluruh penyelenggara pertandingan tinju untuk memperketat protokol medis dan keamanan, termasuk pemeriksaan kesehatan pasca-pertandingan.
Rencana Tindak Lanjut
-
Evaluasi prosedur keamanan ring di seluruh ajang tinju Jepang.
-
Penempatan tim medis dengan peralatan lengkap di arena.
-
Edukasi wasit untuk menghentikan pertandingan lebih cepat jika ada tanda bahaya.
Kutipan Resmi
“Kami kehilangan dua talenta hebat. Keselamatan atlet harus menjadi komitmen bersama,” tulis WBO dalam rilisnya.