Jakarta, 20 Oktober 2026 – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2026 atas kontribusinya dalam menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Inalum terus berupaya menghadirkan program yang mampu meningkatkan kapasitas usaha dan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Pencapaian ini sekaligus memperlihatkan pentingnya keterlibatan dunia industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Indonesia Sustainable Development Goals Awards merupakan ajang penghargaan yang memberikan pengakuan terhadap kontribusi perusahaan dan organisasi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Program yang memperoleh apresiasi berkaitan dengan upaya menciptakan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat. Keberhasilan Inalum meraih dua penghargaan menunjukkan perhatian terhadap pengembangan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi kelompok penerima manfaat. Pencapaian tersebut juga menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan secara berkelanjutan.
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri aluminium, Inalum memiliki peran dalam mendukung kegiatan ekonomi nasional sekaligus memperhatikan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Pelaksanaan program tanggung jawab sosial menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan di luar kegiatan produksi dan pengolahan aluminium. Pemberdayaan ekonomi masyarakat diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, memperluas kesempatan usaha, serta memperkuat kemampuan kelompok masyarakat dalam mengelola kegiatan produktif. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan diharapkan dapat membantu menciptakan sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan. Pengembangan program juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi ekonomi masyarakat setempat.
Pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program yang dirancang secara tepat dapat membantu pelaku usaha lokal menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan keterampilan, akses pasar, dan pengelolaan usaha. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan berpotensi meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan produk serta memperluas jaringan pemasaran. Selain itu, penguatan kelompok usaha dapat mendorong terciptanya kerja sama ekonomi yang lebih produktif. Keberhasilan program perlu diukur berdasarkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah juga memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi. UMKM merupakan bagian penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan mendukung perputaran ekonomi di tingkat lokal. Namun, pelaku usaha masih menghadapi berbagai hambatan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing. Dukungan berupa pelatihan, pendampingan manajemen, serta pengembangan kemampuan pemasaran dapat membantu memperkuat kegiatan usaha masyarakat. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, program pemberdayaan diharapkan mampu memberikan kesempatan ekonomi yang lebih luas bagi kelompok penerima manfaat.
Selain memberikan dukungan ekonomi, perusahaan perlu memastikan setiap program pemberdayaan memiliki sistem pengelolaan dan evaluasi yang jelas. Penetapan tujuan, indikator keberhasilan, serta pemantauan perkembangan penerima manfaat menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas kegiatan. Keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan juga diperlukan agar program sesuai dengan kebutuhan yang sebenarnya. Transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap komitmen perusahaan. Dengan pengelolaan yang baik, program tanggung jawab sosial diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sementara, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi.
Perolehan dua penghargaan ISDA 2026 dapat menjadi motivasi bagi Inalum untuk terus mengembangkan inovasi dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Perusahaan memiliki kesempatan memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, kelompok usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Kerja sama tersebut dapat membantu meningkatkan efektivitas pelatihan serta memperluas akses masyarakat terhadap peluang ekonomi. Selain itu, pengembangan program perlu memperhatikan perubahan kebutuhan masyarakat dan kondisi perekonomian daerah. Pendekatan yang adaptif menjadi penting agar manfaat pemberdayaan dapat terus berkembang seiring waktu.
Keberhasilan Inalum meraih dua penghargaan ISDA 2026 menjadi salah satu pencapaian dalam pelaksanaan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan. Pengakuan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas program yang berorientasi pada kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan perluasan kesempatan ekonomi tetap menjadi aspek penting dalam pelaksanaan pemberdayaan. Perusahaan juga perlu terus melakukan evaluasi agar manfaat program dapat dipertahankan dan dikembangkan secara konsisten. Melalui kegiatan yang terarah dan berkelanjutan, Inalum diharapkan semakin memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi masyarakat dan pencapaian tujuan pembangunan nasional.





