“Pencak Silat Masuk Olimpiade 2028: Indonesia Siapkan Regenerasi Atlet Menuju Los Angeles”

Jakarta, 15 Juli 2025 – Kabar membanggakan datang dari Komite Olimpiade Internasional (IOC). Dalam sidang tahunan yang digelar di Lausanne, Swiss, pencak silat resmi diumumkan sebagai cabang olahraga baru dalam Olimpiade Los Angeles 2028. Indonesia, sebagai negara asal dan pengusung utama seni bela diri ini, menyambut kabar tersebut dengan antusiasme tinggi dan mulai mempersiapkan langkah strategis.

Keputusan ini merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan berbagai organisasi, termasuk PERSILAT (Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta dukungan diplomatik dari negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.


Sejarah Pencak Silat Menuju Panggung Dunia

Pencak silat telah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia selama berabad-abad. Pada 2019, pencak silat diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia, sebuah pengakuan global atas nilai-nilai filosofis, spiritual, dan teknis yang terkandung dalam seni bela diri ini.

Pencak silat sebelumnya telah tampil sebagai cabang ekshibisi dalam beberapa ajang internasional, seperti Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, serta SEA Games dan Islamic Solidarity Games. Namun, pengakuan sebagai cabang resmi Olimpiade merupakan lompatan besar yang menempatkan pencak silat sejajar dengan judo, taekwondo, dan karate.


Persiapan Indonesia: Dari Pelatnas ke Talent Scouting

Sejak kabar diumumkan, Kemenpora dan KONI langsung mengadakan pertemuan darurat dengan pengurus PB IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Beberapa langkah cepat yang diambil antara lain:

  • Pembentukan Pelatnas Olimpiade Pencak Silat 2026–2028, dengan pusat pelatihan utama di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta.

  • Seleksi nasional bertahap di 34 provinsi, menyasar atlet remaja, pemuda, dan pelatih tradisional.

  • Program “Satu Desa Satu Pesilat”, bekerja sama dengan pemda dan sekolah untuk regenerasi atlet sejak usia dini.

  • Pelatihan pelatih dan wasit berstandar internasional yang sesuai dengan aturan Olimpiade.

Ketua PB IPSI, Prabowo Subianto, yang juga dikenal sebagai tokoh penting dalam pelestarian pencak silat, menyatakan bahwa Indonesia tidak boleh hanya bangga sebagai negara asal, tetapi juga harus menjadi juara umum di Olimpiade nanti.


Format Olimpiade dan Potensi Medali

IOC telah menyetujui dua format pencak silat yang akan dipertandingkan di Olimpiade 2028:

  1. Tanding (seni bela diri bertarung): pria & wanita, beberapa kelas berat.

  2. Seni (Tunggal, Ganda, dan Regu): unjuk koreografi dan teknik jurus dengan penilaian artistik dan teknikal.

Dengan prestasi Indonesia di Asian Games 2018 yang menyapu 14 medali emas, serta dominasi di SEA Games, peluang untuk menjadi negara peraih emas terbanyak sangat terbuka. Atlet-atlet muda seperti Puspa Arumsari, Hanifan Yudani, dan Iqbal Candra disebut-sebut sebagai ikon regenerasi masa depan.


Budaya, Identitas, dan Nasionalisme

Lebih dari sekadar olahraga, pencak silat adalah refleksi dari nilai-nilai budaya Indonesia: kehormatan, keteguhan, dan spiritualitas. Keterlibatan pencak silat dalam Olimpiade juga membuka peluang diplomasi budaya yang besar — mulai dari pertunjukan seni silat, promosi pariwisata, hingga pelatihan luar negeri.

Duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat telah menyampaikan rencana untuk membuka Rumah Indonesia di Los Angeles 2028, dengan pencak silat sebagai atraksi utama.


Penutup: Dari Pendekar Lokal ke Juara Dunia

Pencak silat telah membentuk karakter generasi muda Indonesia selama berabad-abad. Kini, ia bersiap melangkah ke panggung dunia sebagai simbol jati diri bangsa yang bersaing secara global tanpa meninggalkan akar tradisionalnya.

Di atas matras Olimpiade 2028 nanti, semangat pendekar Nusantara akan berkumandang, dan dunia akan menyaksikan — bahwa Indonesia tak hanya mencintai pencak silat, tetapi menjadikannya kebanggaan dunia.

Related Posts

“Borussia Dortmund Yakin Lolos dari Fase Grup Liga Champions 2025!”

Borussia Dortmund memulai Liga Champions musim 2025/26 dengan rasa percaya diri tinggi. Pelatih Edin Terzić optimistis bahwa skuadnya memiliki kualitas dan mental untuk melewati fase grup, meskipun berada di grup…

WBO Sampaikan Duka Mendalam atas Kematian Petinju Jepang Usai Bertanding – 10 Agustus 2025

Tokyo, Jepang – Organisasi Tinju Dunia (WBO) merilis pernyataan resmi menyusul meninggalnya dua petinju Jepang, Shigetoshi Kotari dan Hiromasa Urakawa, akibat cedera otak usai bertanding di Korakuen Hall. Isi Pernyataan…

You Missed

Cari Jodoh – Wali: Humor dalam Cinta

Pelan-Pelan Saja – Kotak: Cara Melepaskan dengan Tenang

Sesuatu – Syahrini: Lagu Populer Penuh Gaya

Persebaya Surabaya Raih Kemenangan Dramatis Atas Persikabo

Persib Bandung Tampilkan Performa Gemilang Saat Mengalahkan Bhayangkara FC

Burung Camar – Vina Panduwinata: Kebebasan Jiwa dalam Musik